Bangkalan, Tabirnusantara.com – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) sebanyak 117 desa secara serentak yang diselenggarakan oleh Kabupaten Bangkalan hari ini, Minggu pagi (02/05/2021) dengan tetap mematuhi Protokol Kesehataan baik warga maupun penyelenggara beserta petugas pengamanan TNI-Polri.

Kini, Desa Baengas Kecamatan Labang yang ada di wilayah Kabupaten Bangkalan Madura Jawa Timur di ikuti 2 (dua) Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades) yakni, nomor urut satu (1) Mu’i S.E, dan nomor urut dua (2) H. Topan.

Dari pantauan awakmedia, pelaksanaan pencoblosan berjalan aman dan tanpa ada hambatan. Dari TPS yang ada di Desa Baengas hasil akhir penghitungan nomor urut Satu (1) yakni Mu’i S.E, mendapatkan suara unggul lebih banyak dari nomor urut dua (2) H. Topan (Mantan Kepala Desa Baengas).

Untuk Diketahui, Pelaksanaan Pilkades 2021 serentak di Kabupaten Bangkalan Berjalan Aman, Lancar dan Kondusif.

Saat awak media mengkonfirmasi nomor urut satu (1) Mu’i S.E, sebagai pemenang Kepala Desa Baengas membenarkan kalau unggul meraih suara terbanyak dari Mantan Kepala Desa H. Topan nomor dua (2).

Menurut Mu’i kemenangan ini adalah mutlak milik masyarakat, warga Baengas bersama, karena warga Baengas menginginkan Menuju Perubahan, sesuai Visi-Misi: “Masa Lampau Adalah Milik Yang Lama, Masa Depan Adalah Milik Kita Bersama.

“Alhamdulillah, yang pertama saya ucapkan rasa syukur kepada Alloh yang maha segalanya, karena dengan takdir dan izinnya saya terpilih menjadi Kepala Desa Baengas, Kedua Kemenangan ini adalah mutlak milik masyarakat Baengas yang bersama-sama telah mempercayakan saya sebagai kepala desa. Semoga Amanah,” tutur Mu’i Kepala Desa Baengas terpilih periode 2021-2027, kepada awak media.

Mu’i mengatakan untuk Desa Baengas Unggul dan Martabat harapnya perlu dukungan dari seluruh lapisan masyarakat Baengas agar selalu bersama-sama dan membantu untuk pembangunan desa atau dalam hal segala bidang, demi menggapai kesejahteran.

“Terutama Infrastruktur dan sumber daya manusia di desa seringkali dipandang sebelah mata oleh sebagian orang. Padahal jika dipahami lebih dalam, kekayaan sumber daya alam yang ada di desa bisa digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat pedusunan dari segala aspek, baik dari segi ketahanan ekonomi, sosial, maupun ekologi,” katanya.

Lanjut Mu’i menambahkan, untuk bisa mencapai tujuan ini sendiri, perlu adanya bantuan dari lembaga-lembaga sosial yang bisa membuat program pemberdayaan masyarakat desa yang nantinya diharapkan mampu membina mereka bersaing di era global ini.

“Nantinya, dengan Program Pemberdayaan Masyarakat di Bidang Ekonomi yakni UMKM, BUMDes, yang bisa mensejahterakan masyarakat,” ungkapnya. (Mooch)

By admin2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Don`t copy text!