Hukum & Kriminal

Dapat Perintah Sang Kakak Di Lapas, Sang Adik Tikam Suami

Surabaya, TabirNusantara.com – Pria Pengangguran berinisial (SH), 22 Tahun, alamat Petukangan Tengah 28-i Surabaya harus meringkuk di sel tahanan Polsek Asemrowo atas kasus percobaan pembunuhan (penganiayaan dengan pemberatan).

Korban berinisial (MM) 28 Tahun, alamat jalan Kemayoran Baru Buntu 10- Surabaya.

Kejadian ini terjadi di salah satu kos-kosan Jalan Genting Tambak Dalam V, Surabaya, Minggu (08/11/2020) sekira pukul 09.30 wib.

Saat di hubungi awak media kanit Reskrim Polsek Asemrowo Iptu Rizkika Atmadha menjelaskan bahwa motif tersangka Lantaran tidak terima mantan kakak iparnya menikah lagi.

“Sehari sebelumnya tersangka menghubungi kakaknya yang berinisial AS yang merupakan mantan suami (D) yang berada di LP Madiun.Tersangka mendapat perintah untuk mencari keberadaan D”.Kata Rizkika.

Sesuai arahan AS, tersangka mengumpulkan keterangan dari pihak keluarga (D) Dan akhirnya, tersangka mengetahui alamat kos (D) dan sang suami barunya.

Saat sampai di TKP tersangka Melihat korban (MM) yang hendak keluar dari kamar kosnya dan bertanya tentang (D).

“Tersangka sempat bertanya ke korban tentang (D). Disaat itulah korban memanggil (D) dan tersangka langsung video call dengan AS yang ada di LP Madiun,” imbuh Rizkika.

Tanpa menunggu lama, tersangka mengambil pisau yang sudah dipersiapkan dengan dibungkus kain kuning yang disimpan didalam jok motor.

“Tanpa basa basi, tersangka langsung memukul kepala korban dan berusaha menghunuskan pisau kearah perut korban. Beruntung saat otu korban dapat menahan dengan kedua tangannya,” terang Kanit Reskrim Polsek Asemrowo.

Dalam penyerangan tersebut, tersangka memukul dan membenturkan kepala korban kejalanan paving. Atas kejadian tersebut, warga langsung melerai dan menghentikan penyerangan tersebut.

Tersangka penikaman

“Setelah mendapatkan laporan, anggota langsung menuju ke lokasi untuk mengamankan tersangka beserta barang butkinya untuk selanjutnya dibawa ke Mako Polsek Asemrowo,” ungkapnya.

Dari penangkapan tersebut, anggota bergasil mengamankan barang bukti berupa, 1 buah pisau beserta pembungkusnya kain warna kuning, 1 unit HP merk Samsung warna hitam putih dan 1 unit sepeda motor Honda Beat warna Nopol L- 3563 –P beserta kunci kontak dan STNKnya.

“Tersangka akan dijerat dengan Pasal 338 KUHP Jo. Pasal 53 KUHP Subs pasal 353 ayat (1) KUHP Subs Pasal 351 (1) KUHP,” tegasnya.(Soleh)

Please follow and like us:

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *