SurabayaTabirnusantara.com – Meskipun PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) Surabaya Raya tidak berlanjut , masyarakat tetap harus disiplin dan patuh terhadap protokol kesehatan.

Demikian ditegaskan oleh Sekdaprov (Sekretaris Daerah) Provonsi Jawa Timur, Heru Tjahjono, menjawab pertanyaan awak media pagi ini (8/6) sehubungan dengan berakhirnya PSBB Surabaya Raya tahap 3 yang berakhir nanti malam pukul 24.00 Wib.

Seperti diketahui dalam rapat koordinasi PSBB tahap 3 yang berlangsung tadi malam (7/6) di Gedung Negara Grahadi Surabaya, yang dipimpin Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Walikota Surabaya, Bupati Gresik, Plt.Bupati Sidoarjo mengarah pada tidak dilanjutkan PSBB tahap berikutnya.

“Gubernur Jawa Timur Ibu Khofifah hanya mefasilitasi tahapan berikutnya apakah PSBB Surabaya Raya dilanjutkan atau tidak dengan berbagai kajian-kajian dari para pemimpin dari tiga daerah tersebut, sepakat dari tiga daerah itu punya cara sendiri – sendiri mengatasi pandemi covid-19, Surabaya, Gresik dan Sidoarjo sepakat tidak melanjutkan tahapan berikutnya untuk PSBB,’ ujarnya.

Ditambahkan, Heru sapaan akrab mantan Bupati Tulungagung dan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur , nanti malam Gubernur masih mengajak rapat koordinasi dengan tiga daerah yang masuk Surabaya Raya tersebut

Yang dibahas? Menurut Heru tentang finalisasi aturan-aturan yang akan diterapkan setelah tidak dilanjutkan PSBB, termasuk pengetatan protokol kesehatan di fasilitas umum, seperti bhpasar, obyek wisata, mall, kemudian penguatan di kampung tangguh yang di ciptakan RT dan RW,”ujarnya mengakhiri dialog pagi.(Ag/Somad)

By admin

Amiril

One thought on “SEKDPROV JATIM.: PSBB TIDAK DILANJUT, MASYARAKAT TETAP HARUS DISIPLIN DAN PATUH”
  1. Menanggapi berita tdk dilanjutkannya PSBB untuk wilayah Surabaya, Gresik dan Sidoarjo. Saya sebagai warga Sidoarjo sangatlah mengapresiasi kinerja dan keputusan para pemimpin daerah tsb.
    Sungguh dengan adanya PSBB kami rakyat kecil benar2 merasakan kesulitan khususnya dalam berusaha mencari nafkah, dan saya berharap ayolah para pemimpin segeralah akhiri untuk masalah corona ini, dengan cara jangan terus memblowup berita corona sehingga membuat semua lapisan masyarakat semakin panik dan bingung.
    Sebab menurut para pakar virus, ternyata virus corona ini bukanlah aib, toh orang yg terkenan corona dlm 7 hari didepan tubuhnya akan berusaha mengeluarkan antibody dan dihari kedelapan sampai 14 antibody akan mengalahkan corona, oleh sebab itu kenapa odp cukup mengkarantina diri selama 14 hari..?
    Nah mari dengan adanya informasi hal ini dari para ahlinya, mestinya kita semua dpt berusaha dan bekerja saja seperti biasa, tentu dengan protokol kesehatan minimal pakailah masker. Dengan demikian maka kita semua tidak jadi kesulitan dalam menjalani hidup.
    Nah ayo kita mesti kuat..! Hadapi kondisi sekarang ini dengan perjuangan dan do’a
    Aamiin…….. wassalam from rakyat kecil. Soni Wahyudi. Matur suwon.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Don`t copy text!