Hukum & Kriminal Internasional

BNNP Jatim Gelar Pemusnahan Barang Sitaan Narkotika Jenis Sabu-Sabu Sindikat Internasional Malaysia – Madura

Surabaya, Tabirnusantara.com – BNNP Jawa Timur melaksanakan pemusnahan barang sitaan, Narkotika jenis sabu-sabu yang disita dari 3(tiga) tersangka, dari 1(satu) tempat kejadian perkara (TKP) dengan total keseluruhan barang bukti, Narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 8.150 (delapan ribu seratus lima puluh ribu) gram, Pada hari Selasa, (11/2/2020) sekitar pukul 09:00 WIB.

Kepala BNNP Jatim Brigjen Pol Bambang Priyambadha mengatakan ada 3(tiga) Tersangka yakni, Kesatu bernama ZA, Perempuan, Asal Batam; Kedua IP, Perempuan, Asal Batam, dengan LKN/09-BRNTS/XII/2019/BNNP Jatim, tanggal 28 Desember 2019; Ketiga bernama ME, Pria, Asal Pemekasan Madura.

Tersangka ZA dan IP telah melakukan tindak pidana peredaran gelap narkotika , pada hari sabtu (28/12/2019) sekitar pukul 10:00 WIB di hotel Ibis Styles Jln. Raya Jemursari No. 110-112 Surabaya.

“Petugas BNNP Jawa Timur telah berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka 2(dua) orang perempuan bernama ZA dan IP di dalam kamar hotel nomor 906, Selanjutnya petugas BNNP Jatim melakukan penggeledahan terhadap barang / badan dan barang yang dibawanya di dalam kamar tersebut,” kata Kepala BNNP Jatim Brigjen Pol Bambang.

Ternyata petugas menemukan 8(delapan) bungkus plastik berisi Narkotika sabu dengan berat bruto ± 8.150 (delapan ribu seratus lima puluh ribu) gram yang disembunyikan didalam 1(satu) tas koper warna hitam.

Tersangka mengakui disuruh oleh bosnya Abang di Malaysia untuk mengirimkan Narkotika jenis sabu ke Surabaya, tersangka disuruh pesan 2(dua) kamar yaitu 1(satu) kamar di nomor 910 untuk menyimpan Narkotika jenis sabu tersebut dan rencananya Narkotika jenis sabu akan diambil oleh seseorang atas suruhan bosnya dikamar nomor 910.

“ZA (tersangka) dijanjikan bosnya akan diberikan mobil honda jazz dan tersangka ZA dan IP sudah menerima upah sebesar Rp.32.000.000,- (tiga puluh dua juta rupiah) yang ditransfer ke rekeningnya,” ungkap Kepala BNNP Jatim Brigjen Pol Bambang.

Tersangka ME, Pria mengakui disuruh bosnya Koko di Malaysia, pada hari Sabtu (28/12/2019) sekitar pukul 16:00 WIB di hotel Ibis Styles Jln. Raya Jemursari No.110-112 Surabaya, di kamar nomor 910 untuk mengambil Narkotika jenis sabu sebanyak ± 7(tujuh) bungkus dengan total ± 7.627 (tujuh ribu enam ratus dua puluh tujuh) gram, yang disimpan didalam koper hitam yang rencananya langsung akan dibawa kerumahnya di Pamekasan Madura.

“Petugas BNNP Jatim berhasil mengamankan tersangka ME pada saat mengambil Narkotika jenis sabu dari kamar nomor 910 dalam perjalanan turun lift menuju ke kamarnya di nomor 608. ME (tersangka) berhasil dilakukan penangkapan oleh petugas BNNP Jatim dengan membawa Narkotika jenis sabu sebanyak 7(tujuh) bungkus dengan total total ± 7.627 (tujuh ribu enam ratus dua puluh tujuh) gram, didalam koper hitam,” tutur Kepala BNNP Jatim Brigjen Pol Bambang.

Karena pengakuan tersangka ME, dijanjikan akan diberikan 7000 ringgit setara Rp.21.000.000,- (dua puluh satu juta rupiah) dan upah yang sudah diterima dari bosnya Rp.2.000.000,- (dua juta rupiah) untuk transportasi.

” Ini merupakan jaringan Malaysia-Madura 2(dua) perempuan ZA dan IP tersangka dari Batam dan 1(satu) pria ME tersangka dari Pamekasan Madura, yang rencana barang ini mau dibawa ke Pamekasan Madura oleh ME,” jelas Kepala BNNP Jatim Brigjen Pol Bambang.

ZA dan IP berangkat dari Batam, kebetulan mau lewat jalur laut dan mereka sudah beli tiket di Batam, Namun ternyata di pelabuhan tersebut sudah memiliki pemeriksaan untuk alat deteksi Narkotika.

“Makanya ZA dan IP balik kanan naik bus dari Batam ke Jakarta, setelah dari Jakarta ke Surabaya naik kereta api dan kita tangkap di hotel Jemursari Surabaya. Antara tersangka 2(dua) cewek hubungannya kakak beradik tetapi sama yang pria tidak kenal ketemunya di hotel hanya lewat komunikasi handphone,” tambah Kepala BNNP Jatim Brigjen Pol Bambang.

“Atas perbuatannya tersebut tersangka diancam dengan Pasal 114 ayat (2) Subs Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika. Barang sitaan Narkotika jenis sabu yang akan dimusnakan seberat bruto ± 8.150 (delapan ribu seratus lima puluh ribu) gram,” pungkasnya. (UMR/HLL)

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *