Surabaya, Tabirnusantara.com – Molornya sidang perkara sengketa lahan di pengadilan negeri surabaya terjadi sejak pukul 09.00 Wib hingga pukul 13.00 terkesan sengaja disetting di tata rapi oleh beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab. Selasa (17/07/2018) Siang.

Salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya menuturkan, Kuasa Hukum (Pengacara) ahli waris Doni damar tidak mendapat kesempatan sidang kedua, padahal agenda itu sudah beberapa hari di jadwalkan oleh panitera dan hakim. Dan juga penggugat dan tergugat sudah hadir di ruang pengadilan guna bisa membeberkan keterangan dan bukti yang kuat hak kepemilikan lahan di jalan Kertomenanggal Surabaya.

“Setelah beberapa saat menunggu giliran untuk bisa mengikuti sidang kedua, terjadi perubahan mendadak jadwal sidang menjadi agenda mediasi, dari pihak penggugat kuasa hukum dan pengacara ahli waris sama sekali tidak ada petugas pengadilan memberi tahukan terlebih dahulu, sehingga dugaan adanya perubahan sidang dilakukan oleh sebagian mafia tanah yang bekerja sama dengan beberapa markus (makelar kasus) yang perannya banyak mengenal hakim pengadilan dan sangat penting dalam menunjang kebutuhan lobi-lobi di pengadilan negeri tersebut,” ungkap salah satu warga berinisial MR.

Sementara, kuasa hukum dan pengacara ahli waris sebagai penggugat Doni damar mengindikasikan arahan yang mulia hakim penggugat datang tanpa kuasa hukum dan pengacara menimbulkan aroma tidak sedap.

“Muncul tanda tanya besar dengan beralasan gugatan belum saya terima. Biasanya jika tergugat merasa tidak mampu secara detail berkas yang dibuktikan secara hukum kurang jelas dan tidak pernah benar. Indikasi tersebut semakin jelas dengan menunda agenda kegiatan sidang meminta waktu hal yang biasa dilakukan mafia tanah dan markus,” tegas Doni. (AM)

By admin

Amiril

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Don`t copy text!